Al Ghonam ~ Susu Kambing Etawa

Sejarah Susu Kambing Etawa

Sejarah Susu Kambing Etawa

Ditulis oleh Al Ghonam. Di Informasi . Diterbitkan pada Jumat, 31 Maret, 2017 - 12:05 pm.

Sejarah susu kambing etawa merupakan sejarah yang panjang. Mengapa demikian? Perlu diketahui, nenek moyang kambing etawa tidak berasal dari wilayah nusantara melainkan dari wilayah India. Itulah alasannya mengapa kambing etawa memiliki perawakan yang berbeda dengan kambing biasa. Anda pastinya mulai tertarik dan merasa penasaran dengan kambing yang satu ini. Guna menjawab rasa penasaran tersebut, Anda dapat membaca pembahasan di bawah ini.

Sejarah

Sebagaimana disebutkan di atas, nenek moyang kambing etawa berasal dari India, tepatnya di daerah Cagarnagar, Etawah, Negara Bagian Utar Prades. Di daerah asalnya ini, nenek moyang  kambing etawa ini dikenal dengan nama Etawah (mengacu kepada daerah asalnya). Mungkin dikarenakan migrasi, kambing etawah ini kemudian tinggal di dataran atau delta di sekitar Sunga Jamuna dan Sungai Cambal. Kambing ini juga dapat ditemukan di wilayah Sungai Kwari, Distrik Bhind, Negara Bagian Madya Prades, tepatnya di sebelah timur Taj Mahal yang fenomenal. Karena kambing etawah ini tinggal di daratan sungai Jamuna yang sangat subur, maka kambing ini dikenal pula dengan nama kambing jamnapari. Dalam bahasa Indonesia, kata pari berarti anggun dan kata ini benar-benar menggambarkan karakteristik fisik kambing tersebut. Mengingat habitatnya, kambing ini hanya dapat tinggal di daerah yang sangat subur. Tidaklah mengherankan habitat semacam ini menjadi salah satu kendala pembudidayaan kambing etawa sampai sekarang.

Kambing jamnapari ini ternyata menarik perhatian orang Eropa. Dikisahkan, sewaktu India dijajah oleh Inggris, salah seorang pemburu Inggris tertarik dengan kambing etawa ini dan kemudian beliau membawanya ke Inggris. Sesampainya di Inggris, pemburu ini tadi mengawinkan kambing jamnapari tadi dengan kambing setempat. Hasil persilangan antara kambing jamnapari dan kambing lokal Inggris ini kemudian diberi nama sebagai kambing anglo-nubian. Kambing ini sangat terkenal di seantero Eropa termasuk Belanda; dikarenakan abad pelayaran dan penjelajahan, kambing anglo-nubian ini juga menyebar ke Benua Amerika. Di Benua Amerika, kambing jamnapari juga diyakini sebagai nenek moyang sebagai nenek moyang dari American-Nubian, mengingat hubungannya yang erat dengan kambing anglo-nubian sebab kedua jenis kambing ini memiliki nenek moyang yang sama yaitu kambing jamnapari atau kambing etawah ini.

Masuknya Kambing Etawa ke Indonesia

Seperti yang sudah dijelaskan dalam bagian sebelumnya, kambing etawa ini masuk ke Indonesia melalui jalur perdagangan. Namun, apabila ditelusuri lebih mendalam, ada kemungkinan bahwa terdapat kesalahan persepsi penyebutan kambing etawa. Kekeliruan ini akan dijelaskan secara gamblang di bawah ini.

Pada abad pelayaran dan penjelajahan, semua negara di Benua Eropa berlomba-lomba melakukan pelayaran tidak terkecuali Belanda yang menjajah Indonesia pada saat itu. Selama abad pelayanan dan penjelajahan ini, kambing anglo-nubian sudah tersebar luas dan juga turut serta dibawa dalam beberapa penjelajahan. Dalam suatu kesempatan, ada sepasang suami istri bernama Tuan Hollanda dan Nyonya Netherlandia yang bertugas sebagai petinggi VOC di Batavia. Ketika hendak berangkat ke Batavia, suami-istri ini mengalami kendala. Mereka hendak membawa serta kambing anglo-nubian yang dimiliki namun mereka tidak mengetahui caranya. Usut punya usut, mereka mengetahui bahwa kapal dagang VOC selalu diberangkatkan dalam keadaan kosong dari Belanda ke Batavia. Alasannya adalah kapal dagang ini nantinya akan digunakan untuk mengangkut komoditi berupa rempah-rempah yang nantinya akan diperdagangkan di Benua Eropa.

Mengetahui kekosongan kargo tersebut, sontak suami-istri ini menggunakan wewenang mereka dengan meminta izin pejabat VOC di Belanda untuk membawa serta beberapa pasang kambing anglo-nubian mereka. Selang beberapa waktu kemudian, Tuan Hollanda dan Nyonya Netherlandia tiba di Batavia dan menurunkan segala kargo termasuk beberapa pasang kambing anglo-nubian tadi. Kambing anglo-nubian ini jelas menarik perhatian warga setempat di Batavia pada waktu itu sebab kambing ini memiliki perawakan fisik yang berbeda: jauh lebih tinggi dan lebih gagah dibandingkan dengan kambing lokal. Para warga yang tertarik kemudian bertanya dari manakah asal kambing ini kepada Tuan Hollanda dan Nyonya Netherlandia. Suami-istri ini pun menjawab bahwa kambing ini berasal dari Etawah di India. Karena warga setempat mengalami masalah dengan pengucapan Etawah, maka nama ini berubah menjadi etawa. Sekarang kambing tersebut dikenal sebagai kambing etawa di Indonesia.

Ada satu hal yang perlu diluruskan di sini. Mengingat sejarahnya, kambing yang dibawa ke Indonesia dari Belanda adalah kambing anglo-nubian yang notabene adalah hasil persilangan antara kambing jamnapari dengan kambing lokal Inggris. Mungkin karena orang-orang Eropa pada saat itu hanya mengetahui nama etawah sebagai nama kambing ini, maka yang tersebar adalah nama kambing etawah atau kambing etawa. Namun penyebutan ini tidak sepenuhnya keliru sebab kambing anglo-nubian ini masih merupakan keturunan dari kambing jamnapari yang juga berasal dari daerah Etawah di Utar Prades.

Cara Memilih Indukan yang Baik

Pembahasan dalam bagian ini mungkin agak menyimpang dari topik namun ada baiknya diketahui. Sekarang ini mulai banyak orang yang berminat untuk membudidayakan kambing etawa sebab kambing ini merupakan kambing yang memiliki produk berkualitas yaitu susu. Memperhatikan sejarah kambing etawa di atas, tentunya susu kambing etawa ini juga memiliki sejarah perjalanan yang panjang. Kembali kepada kambing etawa, susu yang dihasilkan oleh kambing etawa ini terkenal bermanfaat dan juga berkhasiat. Susu ini pun memiliki harga jual yang tinggi. Jadi, selain diambil dagingnya untuk dikonsumsi kambing etawa juga dapat diternakkan untuk diambil susunya. Dengan kata lain, beternak atau membudidayakan kambing etawa pastinya merupakan peluang bisnis yang menjanjikan.

Bagi Anda yang hendak membudidayakan kambing etawa ini, ada satu hal penting yang harus diperhatikan; indukan jantan dan betina. Anda harus mendapatkan indukan jantan dan betina yang berkualitas sehingga peternakan kambing etawa yang hendak dirintis akan memberikan hasil yang maksimal. Indukan jantan dan betina berkualitas ini dapat diperoleh dari peternak kambing etawa langsung. Tentunya, peternak ini dapat dihubungi di paguyuban peternak kambing terdekat. Adapun kriteria indukan jantan yang bagus adalah:

  1. Memiliki punggung yang lurus
  2. Memiliki bentuk tubuh yang gagah dan besar
  3. Memiliki kaki yang kokoh
  4. Berumur 1,5 tahun
  5. Bebas dari cacat dan penyakit

Di sisi lain, kriteria indukan betina yang baik adalah:

  1. Memiliki kaki yang lurus
  2. Memiliki bentuk tubuh yang proporsional
  3. Jinak
  4. Memiliki puting sebanyak dua buah
  5. Bebas dari cacat dan penyakit

Kriteria indukan jantan dan betina di atas wajib diperhatikan ketika Anda mencari indukan jantan dan betina untuk memulai bisnis peternakan kambing etawa. Tentunya, mendapatkan indukan jantan dan betina yang berkualitas akan memberikan hasil yang maksimal. Dengan hasil yang maksimal, susu dan daging kambing etawa pun akan berkualitas bagus dan dengan sendirinya Anda akan mendapatkan keuntungan yang besar pula.

Kambing etawa ini memang kambing yang berbeda. Jika boleh dikatakan, kambing etawa merupakan satu-satunya kambing yang tidak hanya bisa dikonsumsi dagingnya melainkan juga susunya. Melihat peluang ini, tentunya beternak atau membudidayakan kambing etawa dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Semoga pembahasan tentang sejarah susu kambing etawa ini dapat bermanfaat bagi Anda, terutama Anda yang hendak memulai bisnis peternakan kambing etawa.


86 out of 100 based on 427 user ratings
1 stars 2 stars 3 stars 4 stars 5 stars

Artikel Lainnya dari Informasi

Apa sih susu Al Ghonam itu ?

Apa sih susu Al Ghonam itu ?

Mengenali Reaksi Tubuh pada Susu Kambing Etawa

Mengenali Reaksi Tubuh pada Susu Kambing Etawa

Mitos dan Fakta Susu Kambing Etawa

Mitos dan Fakta Susu Kambing Etawa

Berbagi Info: Tips Mengatasi Efek Samping Susu Kambing Etawa
Berbagi Info: Tips Mengatasi Efek Samping Susu Kambing Etawa
Perbandingan Susu Kambing Etawa, ASI, dan Susu Sapi
Perbandingan Susu Kambing Etawa, ASI, dan Susu Sapi
Peluang Bisnis Susu Kambing di Indonesia Peluang Bisnis Susu Kambing di Indonesia
Kandungan Alami Susu Kambing Etawa yang Kaya akan Manfaat Kandungan Alami Susu Kambing Etawa yang Kaya akan Manfaat
Fakta Menarik Susu Kambing Etawa Fakta Menarik Susu Kambing Etawa


Kolom Komentar

Halaman

Kategori

Arsip

Tentang Kami Hubungi Kami Alamat Kami Buku Tamu Kritik & Saran

Susukambingalghonam.com adalah situs resmi susu kambing etawa plus herbal al ghonam. Alamat : Sragen, Provinsi Jawa Tengah.
Cp : +62 822 23602295 (Mas Arif)

© Copyright 2017 Al Ghonam. All Rights Reserved.